Poltek Penerbangan Jayapura Minta Dukungan Pemda Agar Diterima Di Airnav

Jayapura, Dharapospapua.com – Direktur Poli teknik (Poltek) penerbangan Jayapura, Elsakri minta bantuan dari Wali Kota setempat dan pemerintah daerah setempat untuk bisa mendorong hasil kelulusan 3 tahun nanti agar bisa diterima oleh Airnav.

“Bagaimana anak-anak kita yang lulus 3 tahun nanti bisa diterima oleh airnav minimal di lingkup Papua karena di Papua transportasi utama adalah lewat udara,” ujarnya.

Elsakri katakan, pihaknya bekerjasama dengan airnav sehingga akhirnya memberikan kepercayaan ke politeknik penerbangan untuk melatih personel melalui anggaran dari airnav sendiri.

“Pendidikan dan Pelatihan ini merupakan yang pertama di ujung timur Indonesia, sehingga kami betul-betul ingin berperan sebesar mungkin untuk memenuhi SDM, sesuai kebutuhan di transportasi udara. Khususnya airnav yang sudah membantu menyelenggarakan diklat diklat peningkatan kompetensi,” ungkapnya.

Menurut Elsakri, mudah-mudahan 72 taruna-taruni yang masuk dalam tiga program yaitu manajemen lalu lintas transportasi udara, teknik listrik bandara dan manajemen bandar udara bisa terakomodir nanti.

“Untuk itu kami juga minta Walikota Jayapura untuk membantu kami untuk menyiapkan generasi kegenerasi berikut dan mudah-mudahan tahun depan semakin banyak putra-putri asli Papua yang bisa kita terima karena persyaratan utama dari kita adalah kesehatan,” katanya.

Dijelaskan Elsakri, untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah pihaknya telah melakukan Roadshow dan sebelumnya sudah dilakukan namun materinya akan dirubah. Selain itu, saat melakukan sosialisasi lebih banyak stressing kepada akademik.

“Nantinya kita akan ingatkan kepada mereka untuk tetap menjaga kesehatan. Hal ini sangat penting untuk anak-anak kami Didik di politeknik penerbangan ini,” tegasnya.

Elsakri menambahkan, Diklat dari airnav sebanyak 100 orang namun saat ini baru angkatan pertama sebanyak 40 orang untuk tahun 2019.

“Kami juga meminta kepada Walikota Jayapura jika ada SDM yang bisa berkontribusi dalam penyampaian materi di tempat kami, kami persilakan selama itu memenuhi persyaratan,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Perum LPPNPI (Airnav) Kantor Cabang Sentani, Suwandi menyatakan pihak airnav menyumbangkan baktinya untuk yang kesekian kali yaitu dengan pemberdayaan masyarakat putra-putri Papua untuk dididik untuk menjadi insan-insan penerbangan.

“Mereka yang dididik ada tiga kompetensi yaitu teknik listrik teknik AC bandar udara dengan fashion security, Mudah-mudahan dengan beasiswa dari kami program kerja dari airnav Indonesia manfaat secara langsung kepada masyarakat Papua, dan total yang akan mengikuti Diklat sebanyak 100 peserta dan kan dibagi menjadi dua gelombang untuk putra putri Papua,” bebernya.

Manager CSR Kantor Pusat Perum LPPNPI, Hermawansyah menyatakan, pihaknya mempunyai program sosial kemasyarakatan Dan untuk tahun 2019 di Papua ada 100 peserta.

“Kita bagi dalam beberapa kelompok, mereka dapat membantu dalam sisi operasional airnav yang ada di Papua dan ini sudah merupakan tahun ketiga dilakukan pemberdayaan masyarakat Papua sejak tahun 2017,” katanya.

“Untuk tahun 2019 khusus karyawan yang kita rekrut mereka lagi mengikuti pendidikan di poltekbang Surabaya selama 3 tahun dan ini lebih kepada pemberdayaan masyarakat,” katanya menambahkan.

(HAR)

Sumber : https://www.dharapospapua.com/2019/09/poltek-penerbangan-jayapura-minta.html